JAKARTA — Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Gema Bangsa menggelar Rapat Koordinasi Terbatas (Rakortas) dengan Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) se-Pulau Jawa untuk membahas percepatan konsolidasi organisasi, penguatan struktur partai di daerah, serta kesiapan menghadapi dinamika regulasi kepemiluan.

Ketua Umum Partai Gema Bangsa, Ahmad Rofiq, menegaskan bahwa penguatan kelembagaan hingga tingkat akar rumput merupakan fondasi utama dalam membangun organisasi politik yang solid dan efektif. Hal itu disampaikannya saat membuka Rakortas di Jakarta, Rabu (19/8/2026).

Menurut Ahmad Rofiq, percepatan pembangunan struktur partai di seluruh tingkatan menjadi agenda yang mendesak. Untuk memastikan proses tersebut berjalan optimal, jajaran DPP akan turun langsung ke berbagai daerah guna mengawal konsolidasi sekaligus memperkuat sinergi antara struktur pusat dan daerah.

“Percepatan struktur adalah kunci kerja pemenangan. DPP akan hadir langsung mengawal konsolidasi di daerah agar mesin partai bergerak solid, terstruktur, dan memiliki daya jangkau yang nyata di tengah masyarakat,” ujar Ahmad Rofiq.

Menyikapi perkembangan pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) Pemilu, Ahmad Rofiq meminta seluruh kader dan pengurus tidak bergantung pada satu skenario sistem pemilu. Menurutnya, kesiapan organisasi dan kekuatan struktur internal harus menjadi modal utama partai dalam menghadapi berbagai kemungkinan perubahan regulasi.

“Apa pun format sistem pemilu yang disahkan, kita harus berada dalam posisi siap. Kuncinya terletak pada soliditas struktur, semangat saling bahu-membahu, serta komitmen saling menguatkan antarkader di seluruh lini,” tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Ahmad Rofiq juga memastikan DPP berkomitmen memberikan asistensi dan dukungan kepada jajaran pengurus daerah dalam menghadapi proses administrasi serta verifikasi partai. Ia meminta pengurus di tingkat wilayah dan daerah tetap optimistis dalam memenuhi berbagai persyaratan dan target verifikasi yang telah ditetapkan.

“DPP akan mengawal penuh seluruh proses verifikasi. Kader dan pengurus di daerah tidak perlu ragu, karena DPP terus mengupayakan skema pendampingan serta dana stimulan secepatnya guna memastikan seluruh tahapan administratif terpenuhi secara optimal,” katanya.

Lebih lanjut, Ahmad Rofiq menekankan pentingnya desentralisasi politik sebagai salah satu paradigma perjuangan Partai Gema Bangsa. Ia menilai distribusi peran dan kewenangan yang proporsional kepada daerah merupakan kebutuhan penting dalam menjawab tantangan demokrasi modern.

Menurutnya, penguatan kapasitas politik daerah tidak hanya berkaitan dengan pembentukan struktur organisasi, tetapi juga menjadi bagian dari upaya mendorong perubahan sosial dan politik yang lebih berkeadilan. Karena itu, penguatan struktur hingga tingkat daerah dan akar rumput harus berjalan beriringan dengan peningkatan kapasitas kader serta kedekatan partai dengan masyarakat.

Rakortas tersebut turut dihadiri Sekretaris Jenderal Partai Gema Bangsa Muhammad Sopiyan, Bendahara Umum Ary Oskandar, Ketua Bappilu Yani M. Martadi Lee dan jajaran pengurus DPP serta enam pimpinan wilayah Partai Gema Bangsa se-Jawa, di antaranya Ketua DPW Jawa Barat Ade Wardahana, Ketua DPW Jawa Timur Jamal Abdullah, Ketua DPW DKI Jakarta Carles Pandji Dewanto, Ketua DPW DIY Ahmad Rhodix Agung Prayitno, dan Ketua DPW Banten Yandra Doni.

Selain membahas dinamika politik dan penguatan struktur organisasi, Rakortas juga mengevaluasi progres kepengurusan di tingkat wilayah, penguatan teknis pendataan Kartu Tanda Anggota (KTA) yang disampaikan oleh Tim IT DPP Partai Gema Bangsa, serta pemetaan daerah pemilihan (dapil) dan kesiapan strategi pemenangan Pemilu yang dipaparkan Ketua Bappilu, Yani M. Hartadi Lee.

Melalui Rakortas tersebut, DPP Partai Gema Bangsa menegaskan komitmennya untuk mempercepat konsolidasi organisasi, memperkuat struktur hingga tingkat daerah, serta memastikan seluruh jajaran partai memiliki kesiapan menghadapi setiap dinamika politik dan perubahan regulasi kepemiluan menuju Pemilu 2029.